• Jelajahi

    Copyright © Buser Indonesia

    Iklan

    Iklan

    LPDB-KUMKM Gelar Bimtek Bagi Pengurus Koperasi di NTT

    Selasa, 16 Maret 2021, Maret 16, 2021 WIB Last Updated 2021-03-17T06:03:34Z


    buser-indonesia.com - Kota Kupang - Dalam rangka mendorong peran koperasi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (LPDB-KUMKM) menggelar kegiatan Bimbingan Teknis Dalam Rangka Penyaluran Dana Bergulir Kepada Koperasi Potensial di Propinsi Nusa Tenggara Timur, (17 - 18 Maret 2021). Kegiatan ini digelar di Hotel Aston dan diikuti oleh 50 peserta secara luring (luar jaringan) serta 45 pengurus koperasi yang mengikuti kegiatan secara daring (dalam jaringan). 



    Silvya Pekudjawang, Kepala Dinas Koperasi, Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Provinsi NTT saat diminta keterangan disela-sela kegiatan  memberi apresiasi kepada pemerintah pusat lewat Kementerian Koperasi dalam hal ini  LPDB karena memberikan bimtek kepada pengurus koperasi.



    Lebih lanjut, Silvya menjelaskan bahwa koperasi di NTT sangat berkembang dan mengalami peningkatan dari sisi jumlah dan dari sisi keanggotaan. Meskipun selama masa pendemi, pinjaman di koperasi mengalami kemacetan tetapi pemerintah memberikan relaksasi, penindaan, restrukturisasi sehingga pelaku usaha koperasi tidak terhenti. 



    "Lewat pertemuan ini LPBD memberikan support sehingga koperasi kita bergerak maju," pungkas Kadis Silvya.



    Ia berharap, peserta yang mengikuti kegiatan ini bisa memanfaatkan pertemuan ini sehingga kedepan menjamin pergerakan koperasi. 



    Sementara itu, Kepala Divisi Bisnis I (LPDB - KUMKM), Purwanto menjelaskan bahwa untuk memperkuat modal kepada koperasi yang secara kelembagaan sehat dan untuk menjalankan program pemulihan ekonomi nasional untuk masyarakat yang disalurkan lewat koperasi maka LPDB bermitra dan bersinergi dengan dinas terkait di NTT.



    "Kalau tidak salah, pencarian dana bergulir di NTT sudah 500 miliar-an untuk koperasi dan UMKM, sehingga kita berharap kedepan kita tingkatkan lagi dengan kaidah-kaidah yang berlaku",  tutur Purwanto.

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini