• Jelajahi

    Copyright © Buser Indonesia

    Iklan

    Iklan

    Kader Posyandu Puskesmas Camplong Keluhkan Biaya Operasional yang Belum Dibayar Selama 9 Bulan

    Minggu, 10 Januari 2021, Januari 10, 2021 WIB Last Updated 2021-01-11T07:36:11Z

    buser-indonesia.com - Kupang, - Sejumlah Kader Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) di Wilayah Puskesmas Camlpong, Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang mengeluhkan biaya operasional (biaya transport, red) mereka yang sudah 9 (sembilan) bulan belum dibayar terhitung sejak April hingga Desember 2020.



    Keluhan itu disampaikan beberapa kader Posyandu yang ditemui tim media ini di Camplong pada Jumat (8/1/20).



    “Saya kerja sejak tahun 2019 dan tahun 2020 nama kami baru masuk data Dinas (Dinas Kesehatan, red). Kami dibayar Rp 30.000. Tanggal 18 Mei 2020 lalu kami terima insentif bulan Januari hingga Maret 2020. Sejak saat itu hingga sekarang (Januari 2021, red), sudah 9 (sembilan) bulan,  kami belum dibayarkan,” jelas Arni Nomleni, Ketua Kader Posyandu Desa Kuimasi, Kecamatan Fatuleu Kabupaten Kupang.



    Sesuai janji Kepala Puskesmas Camplong, Hermenegildo Soares , S. Sos, lanjutnya, awal bulan Januari 2021, uang operasional kader akan dibayarkan. Tetapi kenyataannya hingga Jumat, 08/01/2021 belum direalisasikan. “Saya juga minta agar insentif kami per bulannya bisa ditambahkan sedikit menjadi Rp 50.000 supaya kami pakai itu untuk ongkos pergi pulang,” imbuhnya.



    Arni menjelaskan bahwa dari 66 Posyandu yang ada di Wilayah Puskesmas Camplong, masing-masing Posyandu memiliki 5 Kader Posyandu. Total  jumlah semua Kader di Puskesmas Camplong ada 330 orang. Dan biaya operasional kader/bulan sebesar Rp 30.000.



    “Dan total dana (biaya transport,red) yang harus dibayarkan pihak Puskesmas kepada semua kader sebesar Rp 30,000 kali 330 orang kali 9 bulan (atau sekitar Rp 89,100,000, red),” sebut Arni Nomleni.



    Rekan Arni yang lain, yani AT yang bertugas pada bagian  pengisian KMS, juga minta agar pihak Puskesmas (Kapus Camplong, red) tidak memotong lagi uang transport mereka yang kecil itu. Lebih dari itu, ia juga berharap insentif mereka dibayar tepat waktu. 



    “Katong kasih masuk data dan kerjasama dengan Puskesmas kadang juga mengerti dan kami minta Puskesmas juga harus mengerti dengan kami, karena kami sudah luangkan waktu untuk tinggalkan rumah tangga kami,membantu pihak puskesmas,” ujarnya.



    Sementara itu, Kapus Camplong,  Hermenegildo Soares, S. Sos yang dikonfirmasi Tim Media ini melalui pesan WhatssApp/WA pada Minggu (10/1/21), pukul 21.17 Wita, menanggapi via telepon selulernya pada Senin pagi (11/1/2021)  yang membenarkan adanya penundaan 9 bulan pembayaran operasional para kader posyandu di Wilayah Puskesmasnya. “Informasi itu benar pak, saya tidak menyangkal, memang itu benar, benar sekali pak, ” tandasnya.



    Hermenegildo Soares pun memastikan bahwa minggu terakhir bulan Januari 2021, pihaknya akan merealisasikan biaya operasional kader yang sudah 9 bulan tertunda pembayarannya.



    “Dalam rapat pertama bulan pertama (Januari) tahun ini (2021) yakni tanggal 26 Januari 2021 kami akan rapat dan  pembayaran operasional kepada semua kader tanggal 28 Januari,” ujarnya.



    Kapus Camplong menambahkan terkait jadwal realisasi operasional kader kesehatan di 66 posyandu wilayah Puskesmas Camplong, akan mulai pembayaran tanggal 28 Januari 2021.



    "Ijin menyampaikan bahwa tanggal 26 Januari 2021 kami rapat bulanan...tgl 27 Januari 2021 pembayaran transport kader di desa: Kiuoni, Ekateta, Sillu dan Oebola/Oelbeba...tgl 28 Januari 2021 di desa: Oebola dalam, C2, Tolnako dan Naunu...tgl 29 januari 2021 di desa: Kuimasi dan Kelurahan C1. Ini jadwalnya pak," paparnya. (tim)

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini