• Jelajahi

    Copyright © Buser Indonesia

    Iklan

    Iklan

    Racikan Ramuan Herbal Jhys Baok Mampu Sembuhkan Penyakit Dalam Hitungan Jam

    Selasa, 06 Oktober 2020, Oktober 06, 2020 WIB Last Updated 2020-10-06T12:08:17Z

    buser-indonesia. com-SoE,  Seperti Mujizat sedang dibuat oleh Tuhan melalui pengetahuan laki-laki separoh baya ini. 


    Berperawakan rambut dan brewok putih panjang, bak Bapa Segala Bangsa, yakni Abraham. 


    Sosok renta asli SoE Kobalete ini diberikan sebuah talenta yang tidak dimiliki oleh sebagian orang. 


    Pada beberapa bulan lalu,  namanya sempat viral di media sosial karena  mengaku pada sejumlah media online kalau dirinya telah mampu meracik obat anti covid-19..


    Dan hal itu bukan sekedar slogan atau stedmen, figur elegant dan humoris itu kediamannya semakin hari dipadati pasien dari berbagai daerah dan suku, baik Timor daratan maupun kepulauan, seperti Rote, Sabu, Sumba, Alor dan Flores. 


    Kehadiran para pasien sangatlah beragam dengan berbagai pengeluhan penyakit yang diderita, misalnya, stroke, gondok luar dan dalam, kencing manis, gula darah, kanker, asma akut, hepatitis, ginjal, asam urat, hernia, darah tinggi, darah rendah, lambung,  hati bengkak, sakit kepala, mata rabun, dan jenis penyakit lainnya. 


    Racikan ramuan yang diberikan kepada pasien  disesuaikan dengan pengeluhan penyakit yang diderita. 


    Kalau untuk penyakit yang dianggap ringan, misalnya lambung, sakit kepala dan asam urat setelah meminum racikan ramuan yang diberikan bisa langsung sembuh di tempat. Bahkan lebih ampuhnya, ada pasien stroke yang datang digendong karena tidak bisa jalan atau berdiri, setelah meminum racikan ramuan om Jhys Baok, langsung berjalan normal ketika pulang. 


    Jam pelayanan dibuka pada pagi tepat pukul 10.00 wita dan sore pukul 06.00 wita. 


    Kunjungan pasien rata-rata dalam sehari sebanyak 50 sampai dengan 100 orang.  Dan hampir setiap hari ada wajah-wajah baru karena dari yang mendapat pertolongan berupa kesembuhan dari Tuhan,  informasinya selalu disebarkan.


    Pondoknya yang kini disulap menjadi tempat pelayanan pengobatan terlihat sangat sederhana,  bahkan kalau dilihat secara kasat mata fisiknya seperti rumah tua. 


    Dalam memberikan pelayanan, Jhys Baok bersama crew yang memiliki filosofi,  bahwa "Kami hanya mengobati kendati Tuhan yang akan menyembuhkan", tidak memasang harga atau patok biaya. Namun karena selalu berpijak pada pelayanan kemanusiaan,  maka bila ada yang mau memberi bagi kelangsungan maka dipersilahkan tetapi secara iklas. 


    Hal itu tidak dapat ditolak mengingat untuk mencari  ramuan dan memasaknya selain menggunakan tenaga kerja juga membutuhkan material lain, seperti minyak tanah dan kayu bakar. 


     "Untuk anak-anak memasak ramuan dan mencari ramuan",pungkas om Jhys Baok kepada awak awak media ini ketika turut serta sebagai salah satu pasien. 


    Sekedar diketahui, untuk saat ini Jhys Baok sedang mengurus perijinan dan lisensi racikan ramuannya kepada pemerintah melalui Kemenkes. 

    *Laporan: Martho Mellu



    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini