• Jelajahi

    Copyright © Buser Indonesia

    Iklan

    Iklan

    Persoalan Pekerjaan Pembangunan Ekowisata Mangrove Litianak Akan Diselesaikan dengan Baik

    Kamis, 03 September 2020, September 03, 2020 WIB Last Updated 2020-09-09T15:06:03Z

    buser-indonesi.com-Rote Ndao-Persoalan pekerjaan pembangunan ekowisata Mangrove Litianak akan diselesaikan dengan baik guna mencapai suatu kesepakatan antara UPT Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kabupaten Rote Ndao dengan Pemerintah Desa  Holulai.


    "Saya kira ini hanya miskomunikasi saja karena akhir-akhir ini saya juga sakit sakitan. Namun kalau informasinya demikian maka saya akan upayakan agar dikomunikasikan secara baik agar tercapai suatu kesepakatan bersama dalam pekerjaan pembangunan ekowisata mangrove Litianak", demikian disampaikan Kepala UPT Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nic. A Ndolu S.Hut, kepada wartawan buser-indonesia.com di ruang kerjanya, Kamis, (03/09/2020), pukul 09:39 wita.



    Nic Ndolu mengungkapkan,  pekerjaan pembangunan ekowisata mangrove Litianak bersumber dari dana UPT LHK Provinsi Nusa Tenggara Timur, (Prov-NTT), dan selaku pelaksana pekerjaan fisik adalah UPT Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Rote Ndao.



    "Pelaksanaan pekerjaannya sekitar bulan November 2019 lalu", papar dia.

    Kembali dia menuturkan, terdapat empat bangunan baru yang telah dibangun oleh  Pemerintah Desa Holulai pada sekitar pesisir pantai Litianak yang tentu telah menelan biaya. Sehingga hal ini perlu dicarikan solusi terbaik untuk bersama saling mendukung dalam mengembangkan ekowisata mangrove Litianak.



    Namun kembali Ndolu menjelaskan, terkait informasi pungutan restribusi yang dilakukan oleh pemerintah Desa Holulai, sebelumnya tidak ada pemberitahuan untuk mendapatkan suatu musyawarah dan kesepakatan bersama.



    "kita harus duduk bersama agar mendapatkan pikiran yang baik dalam menyelesaikan persoalan.



    Mendengar pemdes sudah membangun empat bangunan yang diperkirakan menghabiskan  ratusan juta membuat saya ingin ke sana untuk komunikasi dengan kepala desa dan masyarakat setempat,"imbuhnya. *TA



    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini