• Jelajahi

    Copyright © Buser Indonesia

    Iklan

    Iklan

    Lakalantas Tunggal, Roy Meninggal di Tempat

    Sabtu, 12 September 2020, September 12, 2020 WIB Last Updated 2020-09-12T12:26:58Z

     

    Buser Indonesia.com-Kota Kupang-Kecelakaan Lalulintas tunggal, (Laka tunggal), pada Jumat, (11/09/2020), dini hari di jalur lintas Naimata-Maulafa Kelurahan Naimata Kota Kupang, mengakibatkan Roy Lede pengemudi sepeda motor Yamaha mio warna silver nomor Polisi DH 4439 HG, asal Kabupaten Sumba Barat Daya, meninggal di Tempat Kejadian Perkara, (TKP), karena menabrak badan jalan yang masih menyerupai tebing batu karang.

    Penuturan warga  di TKP yang tidak menyebutkan identitasnya, menjelaskan kecelakaan tunggal tersebut terjadi lebih kurang sekitar pukul 04:00 wita, di saat warga di sekitar kawasan TKP masih dalam lelap tidur sehingga tidak seorang pun mengetahui atau menyaksikan langsung kecelakaan tersebut. 



    Sementara, menurut warga ini,  bahwa diduga korban tidak mampu mengendalikan sepeda motor yang dikendarai sehingga menabrak badan jalan yang masih menyerupai tebing.

    "Sekitar pukul 04:00 itu kami masih ditempat pesta. Ada tetangga yang buat syukuran. Kebetulan  ada beberapa orang yang  pulang mendahului, mereka menemukan korban dalam keadaan terpelungkup. 


    Kemudian mereka kembali untuk beritahu ke tempat pesta, bahwa mereka ada temukan orang yang diduga alami celaka dan diduga pula pengendara sepeda motornya telah meninggal", ucap warga ini.

    Pantauan awak media di TKP, korban tergeletak persis di tengah jalan dengan berselimutkan selembar kain dan di jaga oleh sahabat,  rekan dan teman korban yang sudah dihubungi melalui telepon seluler korban yang sempat masih terselib di saku celananya.



    Sedangkan pada sisi badan jalan terlihat cairan darah kental seperti percikan membekas hingga kurang lebih 6 meter.



    Tepat pukul 06.00 wita, datanglah sebuah sepeda motor yang dikendarai oleh seorang laki-laki bersama salah seorang perempuan.



    Kehadiran keduanya membawa selembar kain motif yang disinyalir kas Sumba Barat Daya yang dibentangkan ke tubuh korban.



    Pengamatan media, evakuasi korban Lakalantas tunggal ini memakan waktu yang cukup lama karena ketidakadaan ambulance.



    Korban baru dievakuasi setelah kehadiran aparat dari Satuan Lantas Kupang Kota pada pukul 06.35 wita.



    Di TKP juga hadir Kapolsek Maulafa, Iptu Jery S. Puling, bersama jajarannya guna pengamanan TKP.



    Hingga berita ini diturunkan Dirlantas Kupang Kota, belum sempat dikonfirmasi.

    *TA

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini