• Jelajahi

    Copyright © Buser Indonesia

    Iklan

    Iklan

    Kades Holulai Beberkan Pengelolaan Dana Pembangunan Tempat Wisata Mangrove Litianak

    Selasa, 01 September 2020, September 01, 2020 WIB Last Updated 2020-09-09T15:18:39Z

    buser-indonesia.com-Rote Ndao-Berawal dari dugaan pemungutan liar lalu telah dibantahkannya, kini Kepala desa, (Kades), Holulai, Esau Loe, membeberkan pula dana pembangunan tempat wisata mangrove Litiana yang dikelola oleh UPT LHK Kabupaten Rote Ndao.



    Menurut Kades Esau Loe, sumber dana pembangunan tempat wisata mangrove Litianak, bermula dari pengajuan proposal oleh kelompok pengelolah di Desa Holulai.



    "Proposal tersebut ditujukan kepada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia, (RI), melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Nusa Tenggara Timur, (Prov-NTT)", terangnya.



    Dia menambahkan, setelah disetujui, sesuai petunjuk pelaksanaan dan teknis, (Juklak/Juknis), kelompok yang sudah dibentuk itu lalu dialokasikan dana untuk mengelola pembangunan tempat wisata mangrove Litianak.



    "Dalam perjalanan birokrasi,  sejumlah dana itu tidak lagi langsung masuk ke rekening kelompok", jelas dia.



    Esau meneruskan, kemudian, tanpa sepengetahuan pemdes dan kelompok, UPT LHK Kabupaten Rote Ndao telah melakukan kegiatan pembangunan tempat wisata mangrove tanpa melibatkan pemdes dan kelompok pengelola pembangunan yang sudah terbentuk.



    "Anggaran itu harusnya dikelola oleh Pemerintah desa Holulai bersama Kelompok yang sudah dibentuk. Tapi UPT LHK Kabupaten Rote Ndao ambil alih semua pekerjaan," terang Loe.



    Ia juga menyangkali apa yang disampaikan oleh kepala UPT LHK Kabupaten Rote Ndao, Nick Ndolu, kalau anggaran pembangunan tempat wisata mangrove Litianak menggunakan dana pemerintah provinsi bukan dari Kementerian.



    Bahwa dari manapun dana itu berasal tetap merupakan dana negara yang diperuntukan bagi pembangunan tempat wisata Litianak. Bukanlah dana itu dikeluarkan oleh pribadi atau personal tertentu", ungkap dia dengan nada kesal.



    Kepala UPT Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kabupaten Rote Ndao Nick A.Ndolu, S.Hut, hingga berita ini diturunkan belum berhasil dikonfirmasi.*TA

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini