• Jelajahi

    Copyright © Buser Indonesia

    Iklan

    Iklan

    DPW Kapten Indonesia Prov-NTT Dilantik

    Rabu, 09 September 2020, September 09, 2020 WIB Last Updated 2020-09-10T04:49:52Z

    Buser-Indonesia. com-Penyedia Tenaga Kerja Internasional Kapten Indonesia Provinsi NTT, (Prov-NTT), dilantik pada Rabu, (09/09/2020), bertempat di Hotel In & Out Kota Kupang.



    Acar deklarasi dan pelantikan itu dimulai dengan pembacaan Surat Keputusan, (SK), Susunan Dewan Pengurus Kapten Indonesia DPW  Nusa Tenggara Timur. 



    Selanjutnya, diteruskan dengan penyerahan SK dan bendera pataka kepada Ketua DPW Kapten Indonesia NTT, Baharudin.



    Disampaikan Ketua DPW Kapten Indonesia, Baharudin, dalam kesempatannya, bahwa penyerahan tersebut sebagai tanda sebuah tanggung jawab yang baru saja diterima olehnya.



    Karena ditambahkan dia, kehadiran Kapten Indonesia berkomitmen untuk mengawal buruh migran dari pengiriman sampai di negara tujuan.



    "Bahkan sampai pulang kembali ke Indonesia,  pengawalan tetap dilakukan pula,"jelas dia. 



    Baharudin mengungkapkan, kehadiran Kapten Indonesia  di NTT sangat penting sebab masyarakat NTT yang pergi merantau dan ketika pulang sebagian sudah tidak bernyawa.



    Oleh karena itu, dengan kehadiran DPW Kapten Indonesia kiranya bisa membantu secara hukum, baik di dalam negeri maupun ke luar Negeri dengan baik",terangnya. 



    Sementara, Ketua DPP Kapten Indonesia, Abdul Rauf menegaskan, Kapten Indonesia terlahir pada hari buruh Indonesia sehingga keberadaan Kapten Indonesia guna mengawal sejumlah buruh migran Indonesia yang illegal dengan sistim program kerja Reharing.



    Dikatakan Baharudin, yang dimaksud sistim Reharing itu adalah pemutihan status keberadaan, misalnya

    maraknya buruh migran illegal yang berada di luar negeri. 



    Statusnya keillegalannya melalui Kapten Indonesia dipulangkan dan dilakukan pencabutan terhadap status  tersebut dan mengurusnya menjadi ilegal. 



    Setelah memperoleh status legal yang bersangkutan wajib membayar pajak kepada negara.



    "Disitu Kapten Indonesia memberi kontribusi atau keuntungan kepada negara", terang dia. 



    Masih ditambahkan, dengan mendapatkan pelayanan ini yang bersangkutan tidak akan berpindah-pindah tempat kerja dan bisa menyimpan uang serta mengirim kepada keluarga.



    "Sudah pasti yang bersangkutan akan bahagia karena keluarga akan menerima uang setiap bulan", tuturnya. 


    ,

    Menurut Abdul Rauf, Kapten Indonesia akan mengirim berita kepada negara-negara dimana buruh migran berada, lalu Kapten Indonesia akan melakukan penekanan terhadap Naker BP2MI sebagai penanggung jawab, bahkan kepada Presiden  akan disampaikan melalui berita bahwa harus dilkukan kepengurusan serius sebab ini adalah hak asasi manusia", papar dia. *YT

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini