• Jelajahi

    Copyright © Buser Indonesia

    Iklan

    Iklan

    5 Orang Peserta Didik SMP 13 Terpilih, Ikut Kompetensi Bahasa Indonesia

    Senin, 14 September 2020, September 14, 2020 WIB Last Updated 2020-09-15T00:55:21Z

    buser-Indonesia. com-Kota Kupang, -Sebanyak 5 orang peserta didik SMP 13 Kota Kupang, terpilih mengikuti kompetensi bahasa Indonesia selama dua hari melalui meeting zoom bersama.


    "Kami tidak tahu kriteria apa yang diterapkan sehingga sekolah kami terpilih. Memang selama ini kami sudah menjalin kerjasama dengan Kantor Bahasa NTT", demikian dikatakan

    Dra. Maria Th. Roslin S. Lana, Kepala Sekolah SMP 13 Kota Kupang, Senin, (14/09/2020).


    Menurut  Maria Th. Roslin S. Lana, total peserta yang mengikuti kompetensi bahasa Indonesia, sebanyak 80-an orang peserta.


    "Untuk SMP, diwakili oleh SMP 13 dan SMPK Santo Yoseph", jelas dia. 


    Masih dijelaskan Maria Th. Roslin, kelima orang peserta didik yang mewakili SMP Negeri 13, dipilih secara acak oleh para guru. 


    "Tidak ada kriteria khusus yang diterapkan namun kelima peserta terpilih karena mereka melek teknologi", terang dia. 


    Kepsek SMPN 13  menyampaikan, kelima siswa yang terpilih secara acak untuk mengikuti kegiatan uji kompetensi bahasa Indonesia tanggal 14 sampai dengan 16 September 2020, antara lain, Serly Riyani Ndaong, Singli Mariana Koehuan,Yuliana Pah, Paula Ratukaja, Natalia Trianita dan Anderias Kehi.


    "Mereka akan mengerjakan soal-soal sesuai porsi siswa. Begitu juga dengan para guru dan lainnya seperti wartawan, keterwakilan perguruan tinggi dan penggerak literasi. 


    Dikatakan, kegiatan uji kompetensi bahasa Indonesia ini diselengarakan oleh Kementerian Bahasa Republik Indonesia melalui Kantor Bahasa Prov-NTT.


    "Secara teknis para peserta akan mengikuti uji kompetensi bahasa didampingi guru pendamping melalui meeting zom dan akan diatur per sesi sesuai jadwal", terangnya. 


    Maria Th. Roslin berharap utusan peserta didik SMPN 13 dapat mengikuti uji kompetensi dengan baik sesuai harapan Kantor Bahasa NTT.


    "Terima kasih, kami telah mendapat kepercayaan dari Kantor Bahasa Provinsi NTT. Kami tidak melihat, bahwa itu satu hal yang lebih namun kepada apa yang sudah kami lakukan yaitu membangun literasi sekolah sebab kebetulan salah satu misi sekolah kami adalah gerakan literasi sekolah dan pengembangan literasi sekolah", pungkasnya. 


    Akhir kesempatannya, dia mengaku telah menerbitkan  sebuah antologi cerpen pada Tahun 2020, bersama ara guru dan peserta didik.


    "Sampai dengajn saat ini kami sudah cetak 100 buah exemplar dan kemungkinan karena hal ini maka kami SMPN 13 Kota Kupang dipilih", tandas dia. *YT

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini