• Jelajahi

    Copyright © Buser Indonesia

    Iklan

    Iklan

    Bupati Haning- Bullu Akan Resmikan Kecamatan Loaholu

    Kamis, 27 Agustus 2020, Agustus 27, 2020 WIB Last Updated 2020-09-04T14:11:18Z

     

    buser-indonesia.com-Rote Ndao, Awal September 2020, Bupati Rote Ndao, Paulina Haning-Bullu,  SE, akan meresmikan Kecamatan Loaholu, pemekaran dari  Kecamatan Rote Barat Laut sebagai induk kecamatan sebelumnya.


    "Dalam waktu dekat akan dilakukan peresmian sehingga mulai besok pemerintah Kecamatan Rote Barat Laut sedang siapkan rencana  kegiatan", hal itu disampaikan Camat Rote Barat Laut, Elias Talomanafe, S.Pd saat ditemuinya, Kamis (27/08/2020) pukul 11:30 wita di Ba’a.

    Disampaikan Elias Talomanafe, rencana peresmian Kecamatan Loaholu sesuai agenda akan dilangsungkan pada tanggal 7 September 2020 oleh Bupati Rote Ndao.


    "Untuk itu, dalam persiapan  peresmian mulai besok, pemerintah kecamatan akan gelar rapat persiapan dan pembersihan lokasi bersama semua desa tetangga dalam  wilayah Kecamatan pemekaran baru", ungkapnya.


    Talomanafe menjelaskan, kegiatan peresmian  dilaksanakan tepatnya pada lokasi tempat pembangunan kantor Kecamatan Loaholu di Desa Oelua sekaligus peletakan batu pertama sebagai tanda pembangunan Kantor Camat yang baru oleh Bupati Rote Ndao Paulina Haning Bullu, SE, ucapnya.


    Untuk kelancaran pelayanan pemerintahan dan sosial kemasyarakatan, dituturkan Talomanafe,  setelah peresmian sementara akan menggunakan fasilitas sarana bangunan eks puskesmas Oelaba.


    Sekedar diketahui, perjuangan pembentukan Kecamatan Loaholu dimulai sejak Tahun 2005 pasca kepemimpinan mantan Bupati Rote Ndao,  almarhum Christian N. Dillak, SH. Di tengah perjuangan ternyata mengalami kegagalan, kecuali Kecamatan Rote Barat.


    Kemudian secara administrasi melalui proposal permohonan pemekaran kecamatan ini baru mendapat respon dari pemerintah daerah pasca kepemimpinan Bupati Rote Ndao, Drs. Leonard Haning, MM.



    Aspirasi masyarakat Rote Barat Laut, khususnya ke-10 desa yang ingin berdiri sendiri menjadi  kecamatan baru diserahkan kepada pemerintah daerah dalam bentuk proposal permohonan secara resmi diterima oleh Bupati Rote Ndao saat itu, Drs. Leonard Haning,MM pada tanggal 7 Maret 2018 lalu.


    Memulainya dari komitmen  mantan Bupati Rote Ndao,  Lens Haning kepada masyarakat eks Nusak Lailete ini untuk berdiri sendiri menjadi Kecamatan Loaholu lalu diterbitkanlah surat dari Kementerian Dalam Negeri yang isinya termuat kode wilayah Kecamatan Loaholu 53.53.14. tertanggal 8 Juli 2020.


    Berdasarkan kode wilayah tersebut sebagai sinyal kekuatan legalitas berdirinya Kecamatan Loaholu yang melepaskan diri dari kecamatan induknya Kecamatan Rote Barat Laut  sebagai kecamatan yang ke-11 di Kabupaten Rote Ndao Provinsi Nusa Tenggara Timur, (Prov-NTT).


    Kecamatan Loaholu pemekaran dari Kecamatan Rote Barat Laut yang akan diresmikan oleh Bupati Rote Ndao Paulina Haning Bullu, SE, memiliki 10 Desa, yakni Desa Boni, Tasilo, Balaoli, Oebela, Oebole, Tolama, Hololai, Oelua, Mundek dan Desa Lidor dengan pusat pemerintahannya di Desa Oelua.


    Sementara informasi yang diperoleh indonesiamaju.com, peluang kandidat camat yang mendapatkan posisi nomor wahid untuk pertama  memimpin Kecamatan Loaholu, wilayah eks Kerajaan Lailete ini salah satu putera terbaik Nusak Lailete yang sedang menduduki jabatan strategis pada salah satu OPD Sekretariat daerah Kabupaten Rote Ndao.


    Sosok ini juga merupakan salah satu pemangku jabatan dalam lembaga adat pada tingkat Kabupaten Rote Ndao dan memiliki hubungan tetesan darah langsung dengan tokoh pejuang pembentukan Rote Ndao menjadi daerah otonom.  *jh/PE/memo

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini